Analisis Implementasi Ekoteologi dalam Kurikulum Pembelajaran Pada Pendidikan Madrasah
Analysis of the Implementation of Ecotheology in the Curriculum of Madrasah Education
Abstract
Pendahuluan: Krisis lingkungan global yang semakin akut menuntut respons sistematis dari dunia pendidikan, termasuk pendidikan Islam di madrasah. Meskipun sejumlah kajian telah membahas ekoteologi dan pendidikan Islam, belum ada yang secara komprehensif memetakan implementasinya dalam kurikulum madrasah secara sistematis melalui pendekatan SLR. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi ekoteologi dalam kurikulum madrasah melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) menggunakan pedoman PRISMA 2020.
Metode: Penelusuran literatur dilakukan pada basis data jurnal terakreditasi SINTA 1-3 dan terindeks Scopus dengan kata kunci “ekoteologi”, “kurikulum madrasah”, dan “pendidikan Islam” dalam rentang waktu 2020-2026. Dari total 398 artikel yang teridentifikasi, setelah melalui proses identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi, diperoleh 20 artikel yang memenuhi kriteria untuk direview dan dianalisis menggunakan thematic analysis.
Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai ekoteologi Islam, khususnya konsep tauhid, khalifah, amanah, dan mizan, ke dalam kurikulum madrasah dilakukan melalui empat pendekatan utama: (1) integrasi dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, (2) model kurikulum berbasis cinta, (3) budaya sekolah ekologis, dan (4) eco-pesantren/eco-madrasah. Pendekatan eco-madrasah/eco-pesantren terbukti paling efektif dalam membangun budaya ekologis yang menyeluruh dibandingkan integrasi parsial pada mata pelajaran.
Simpulan: Implementasi ekoteologi dalam kurikulum madrasah terbukti meningkatkan kesadaran ekologis peserta didik secara signifikan, namun masih terkendala keterbatasan bahan ajar terstruktur, minimnya pelatihan guru dalam eko-pedagogi Islam, dan belum adanya kebijakan institusional yang sistematis. Penelitian ini berkontribusi pada pemetaan literatur yang komprehensif tentang implementasi ekoteologi dalam kurikulum madrasah dan merekomendasikan pengembangan modul ekoteologi terintegrasi, pelatihan guru berkelanjutan, serta formulasi kebijakan ekoteologi yang komprehensif.
Keywords:
##article.fullText##
References
Achmadin, B. Z., Barizi, A., Haris, A., & Mukhsin, A. (2025). Ecotheological Construction in Islamic Education: A Study of the Ethics of Environmental Conservation and Deforestation. Proceedings of International Conference on Islamic Education (ICIED), 10(2023), 952-963. https://doi.org/10.18860/icied.v10i1.3715
Agusta, E. S. (2025). Ekoteologi dalam Perspektif Kurikulum Berbasis Cinta. Balai Diklat Keagamaan Jakarta, Kementerian Agama Republik Indonesia.
Arham, R. (2025). Model Kurikulum Cinta di MIN 22: Ekoteologi , Moderasi , Nasionalisme. JIES (Journal of Islamic Education Studies), 4(1), 89-96. https://doi.org/10.58569/jies.v4i1.1331
Bakti, I. K., & Rohman, M. (2024). Transformasi Program Eco-Pesantren Sebagai Inovasi Pendidikan Islam Berwawasan Lingkungan. Jurnal Sinda, 4(3). https://doi.org/10.28926/sinda.v4i3.1652
Barizi, A., & Yufarika, S. D. (2025). Ekologi dalam Al-Qur’an dan Hadis: Implikasinya Terhadap Kurikulum Pendidikan Islam. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah. http://dx.doi.org/10.35931/am.v9i2.4822
