Search
Search Results
-
DOI: -Published Online: 28-02-2026
OPEN ACCESS|429 views|249 downloads|page 1-13AbstractPendahuluan: Penelitian ini menganalisis integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam konseling lintas budaya dengan menyoroti empat dimensi utama: tantangan etik, rekonstruksi identitas profesional, dinamika akses dan relasi empatik, serta tata kelola human-centered dalam konteks masyarakat global.
Metode: Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain narrative literature review berparadigma interpretatif, di mana 35 artikel ilmiah yang dipilih secara purposif dianalisis menggunakan analisis tematik enam tahap Braun dan Clarke untuk menghasilkan sintesis konseptual yang sistematis.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI berpotensi meningkatkan akses, personalisasi layanan, dan efisiensi praktik konseling, namun juga menghadirkan risiko bias algoritmik, pelanggaran privasi, dan reduksi dimensi empatik. Transformasi digital mendorong pergeseran peran konselor menuju model augmentatif berbasis data dengan tetap mempertahankan otoritas manusia dalam pengambilan keputusan, sementara perluasan layanan berbasis AI sangat dipengaruhi oleh kesenjangan infrastruktur dan sensitivitas budaya sehingga tidak otomatis menjamin keadilan akses.
Simpulan: Temuan ini menegaskan bahwa tata kelola human-centered menjadi prasyarat untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan martabat manusia, serta mengonseptualisasikan integrasi AI sebagai konfigurasi sosioteknik yang menuntut keseimbangan antara inovasi teknologi dan tanggung jawab sosial.
APA Citation StyleIsnaini, A. R. N. (2026). AI dalam Konseling Lintas Budaya: Tantangan Etik, Adaptasi Profesional, dan Dinamika Layanan di Masyarakat Global. CITA INSIGHT: Journal of Counseling and Educational Dynamic, 1-13. https://journal.citacendekia.com/cijced/article/view/3 -
Inisiatif Berbicara pada Perspektif Bystander Bullying dalam Pendidikan
Moch. Syihabudin Nuha, State University of MalangMuslihati Muslihati, State University of MalangDiniy Hidayatur Rahman, State University of MalangErfan Nawawi, State University of MalangM. Khoirudin Jalil, State University of Malang10-04-2026DOI: -Published Online: 10-04-2026
OPEN ACCESS|187 views|122 downloads|page 48-66AbstractPendahuluan: Bullying telah menjadi fenomena yang berjalan sistematis dan keberlangsungannya bergantung pada peran saksi atau bystander. Intervensi melalui teknik sosiodrama dianggap kurang spesifik dalam mengajarkan keterampilan perilaku baru. Sebagai alternatif, variabel inisiatif berbicara menawarkan kerangka kerja yang lebih operasional bagi saksi untuk melakukan tindakan defensif, konfrontatif dan pelaporan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah variabel inisiatif bicara dari aspek kerangka konseptual, teori pendukung, instrumen pengukuran hingga efektifitas studi terdahulu dalam konteks bullying.
Metode: Kajian ini menggunakan metode tinjauan literatur sistematis pada artikel jurnal rentang tahun 2022-2026. Pencarian literatur melalui database Google Scholar, Scopus, ScienceDirect, dan SINTA dengan menggunakan kata kunci spesifik seperti bystander, speak up initiative, student voice, speaking up.
Hasil: Temuan menunjukkan bahwa speak up initiative merupakan manifestasi proaktif yang lebih berorientasi pada perubahan sistemik dibandingkan perilaku asertif yang cenderung reaktif. Terdapat lima instrumen utama yang diidentifikasi, yaitu SBBS, BTS, HCW-SUB, SUPS, dan PMCQ, yang mengukur dimensi keberanian moral hingga perilaku pembela.
Simpulan: Speak up initiative merupakan pendekatan strategis bagi remaja untuk bertransformasi dari bystander pasif menjadi upstander aktif melalui tindakan pembelaan, konfrontasi, dan pelaporan. Efektivitas inisiatif ini sangat bergantung pada dukungan lingkungan sekolah, jaminan anonimitas pelaporan, serta respons cepat otoritas untuk mengatasi norma "diam" di lingkungan pendidikan.
APA Citation StyleNuha, M. S. , Muslihati, M. , Rahman, D. H. , Nawawi, E. , & Jalil, M. K. (2026). Inisiatif Berbicara pada Perspektif Bystander Bullying dalam Pendidikan. CITA INSIGHT: Journal of Counseling and Educational Dynamic, 48-66. https://journal.citacendekia.com/cijced/article/view/8