Author Guidelines

BACALAH PANDUAN PENULISAN MANUSKRIP

1.     Panduan ini memuat struktur dalam penulisan pada artikel Jurnal CITA INSIGHT

2.     Font normal style yang digunakan adalah Arial, 12pt, spasi paragraf 1,15 dan spasi sesudah paragraf 6pt

3.     Font heading 1 yang digunakan adalah Arial Black 12pt, spasi paragraf 1,15 dan spasi sebelum dan sesudah paragraf 6pt, Capitalize Each Word

4.     Font heading 2 yang digunakan adalah adalah Arial, 12pt, bold, spasi paragraf 1,15 dan spasi sebelum dan sesudah paragraf 6pt, Capitalize Each Word

5.     Struktur dalam manuskrip dimulai dari penulisan Judul, Abstrak, Pendahuluan, Metode, Hasil & Pembahasan, Simpulan dan Referensi

6.     Manuskrip dapat ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris yang baik dan benar

7.     Panjang manuskrip berkisar 4000 hingga 7000 kata (termasuk referensi) dapat dilihat di pojok kiri bawah Microsoft Word

8.     Manuskrip harus asli, tidak sedang dalam pertimbangan di jurnal lain dan belum pernah diterbitkan

9.     Manuskrip akan melalui pengecekan awal Turnitin (maksimal 20%)

10. Kode warna #006600 atau RGB (0, 102, 0)

 

PANDUAN NUMBERING SUB-TITLE ATAU SUB-JUDUL

Usahakan hanya 3 tingkat subab (heading 1, 2, 3) dan gunakan sebagai berikut:

1. PENDAHULUAN (Arial Black, 12pt, bold, UPPERCASE)
2. METODE
2.1 Penulisan Heading 2 (Arial, 12pt, bold, Capitalize Each Word)
2.2 Penulisan Heading 2
2.2.1 Penulisan Heading 3 (Arial, 12pt, normal, Capitalize Each Word)
2.2.1.1 Penulisan Heading 4 (Arial, 12pt, italic, Capitalize Each Word)
3. HASIL DAN PEMBAHASAN
3.1 …dan seterusnya
4.SIMPULAN

 

PANDUAN SITASI

Gunakan style APA 7th pada aplikasi manajemen sitasi Zotero atau Mendeley (wajib). Sesuaikan bahasa (.dkk atau .et al) pada sitasi. ini adalah contoh sitasi bodynote tengah kalimat. Sitasi tidak perlu diwarnai biru seperti pada template. Sitasi yang disertakan dalam template ini hanya sebagai contoh bukan mewakili sumber asli (Barida, 2016; DeLucia-Waack dkk., 2014).

1. PENDAHULUAN (Arial Black, 12pt, bold, UPPERCASE)

Pendahuluan mencakup deskripsi masalah yang mendasari penelitian, tujuan dan manfaat studi, tinjauan teoretis, serta tinjauan literatur sebelumnya, yang berfungsi sebagai dasar untuk analisis kesenjangan terhadap pernyataan keaslian ilmiah dan hipotesis jika berlaku. Gunakan style sitasi seperti pada panduan diatas. Pendahuluan akan mengantarkan pembaca dari konteks umum ke masalah spesifik penelitian. Jangan pisahkan tinjauan literatur kedalam subjudul terpisah, integrasikan tinjauan tersebut dengan penjelasan latar belakang penelitian untuk menonjolkan perkembangan terkini dan keaslian temuan ilmiah. Hindari definisi umum yang sudah diketahui orang banyak (misal: “Pendidikan adalah…”), sehingga langung ke penjelasan inti permasalahan (Bailey dkk., 2023; Hasibuan dkk., 2025).

2. METODE (Heading 1)

Metode memiliki komponen seperti desain penelitian (kualitatif, kuantitatif atau RnD), jenis penelitiannya (survei, deskriptif, korelasi, eksperimen, studi kasus, fenomenologi, ADDIE, 4D, Borg Gal), partisipan/ sampel (siapa, berapa banyak, bagaimana cara memilihnya), instrumen atau alat ukur apa saja yang dipakai (beserta validitas atau reliabilitasnya), prosedur pengumpulan data, dan analisis data (uji statistik atau analisis kualitatif yang digunakan).

2.1 Desain dan Jenis Penelitian

Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen group pretest posttest. Desain penelitian ini dilakukan dengan membandingkan dua kelompok penelitian yakni kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Contoh sitasi (Alberti & Emmons, 2017; Nuha dkk., 2025).

2.2 Sub Judul Metode
2.2.1 Sub Sub Judul Metode
2.3 Sub Judul Metode

3. HASIL DAN PEMBAHASAN

Pada bagian hasil, sajikan data bersih mulai dari grafik, tabel, dan statistik deskriptif/ inferensial lainnya. Sedangkan bagian pembahasan berisi interpretasi dari hasil yang telah disajikan. Dialogkan dengan teori dan penelitian terdahulu, apakah mendukung menolak atau mengapa berbeda. Jelaskan mekanisme dibalik temuan tersebut. Hindari kutipan atau sitasi yang berlebihan dan berulang. Contoh sitasi 2-3 artikel (Angraeni dkk., 2025; Hadiyati dkk., 2022; Wahyuningsih dkk., 2023). Hasil dan pembahasan Angraeni dkk. (2025) seringkali dimulai dengan ringkasan singkat temuan utama kemudian diskusikan bagaimana hasil temuan berhubungan dengan pertanyaan atau tujuan awal pada latar belakang, apakah hasil temuan konsisten dengan apa yang dilaporkan oleh peneliti lain, jika menemui ketidaksesuaian, jelaskan juga dalam pembahasan ini. Laporkan hasil dan pembahasan apa adanya tanpa melakukan falsifikasi dan fabrikasi data. Contoh penjelasan Tabel 1 sebagai berikut dan juga Table 1. Selain itu juga terdapat penjelasan Gambar 1. Perhatikan juga penulisan Grafik 1 (Taylor, 2017).

3.1 Panduan Penggunaan Tabel, Grafik, Gambar

Berikut adalah contoh penggunaan tabel, grafik dan gambar:

1.   Untuk tabel dan grafik gunakan sumber aslinya (tabel bukan gambar tabel/ cuplikan layar dan grafik bukan gambar grafik/ cuplikan layar).

2.   Gambar yang disertakan harus terlihat jelas dan tidak terlalu besar <1Mb.

3.   Sertakan sumber atau sitasi dari tabel atau gambar atau grafik (jika ada).

4.   Jika tabel, gambar atau grafik berukuran besar, maka ubah blok bagian tersebut lalu pilih menu layout dan ubah kolom menjadi 1 kolom.

3.2 Hasil Pertama

3.3 Pembahasan Pertama

3.4 Pembahasan Kedua

3.4.1 Sub Pembahasan Kedua

GAMBAR 1

Kerangka Kerja Pembelajaran Mendalam Versi Indonesia (Rahmawati dkk., 2025)

 

TABEL 1

Journal Manuscript Writing Guideline

No

Bagian

Panduan Penulisan

1.

 

 

2.

 

 

3.

 

 

 

GRAFIK 1

Skor Konselor Sekolah

4. SIMPULAN

Kesimpulan harus menjawab langsung dari tujuan penelitian, bukan ringkasan ulang hasil. Isi kesimpulan biasanya pernyataan singkat temuan utama, tidak boleh memunculkan data baru/ angka statistik lagi dan berisi saran atau rekomendasi untuk praktisi atau peneliti selanjutnya. Hindari penggunaan numbering apapun dan sitasi satupun. Tuliskan dalam bentuk paragraf mengalir. Tabel 1, Grafik 1 dan Gambar 1.

Ucapan Terima Kasih (jika diperlukan)

Bagian ini mencantumkan nama nama individu yang memberikan bantuan pribadi dalam penyusunan karya ini namun tidak memenuhi kriteria untuk menjadi penulis, dengan menjelaskan kontribusi mereka.

Informasi Pendanaan

Bagian ini menjelaskan sumber pendanaan dari lembaga mana yang telah mendukung penelitian ini. Penulis harus menyatakan bagaimana penelitian didanai termasuk nomor hibah jika berlaku. Jika tidak ada sumber pendanaan: Penulis menyatakan tidak ada sumber pendanaan yang terlibat.

Kontribusi Penulis (CRediT)

Jurnal ini menggunakan Taksonomi Peran Kontributor (CRediT) untuk mengakui kontribusi individu penulis dan mengurangi sengketa keanggotaan. Jumlah penulis yang direkomendasikan adalah minimal dua orang. Berikut adalah 14 bentuk peran kontributor.

1.     Konseptualisasi

2.     Kurasi data

3.     Analisis formal

4.     Perolehan dana

5.     Penyelidikan

6.     Metodologi

7.     Administrasi proyek

8.     Sumber daya

9.     Perangkat lunak

10. Pengawasan

11. Validasi

12. Visualisasi

13. Penulisan – naskah asli

14. Penulisan – peninjauan & penyuntingan

Contoh sebagai berikut:

M Yusuf: Penulisan – Naskah asli, Penyelidikan, Administrasi Proyek, Konseptualisasi. MS Nuha: Penulisan – Peninjauan & Penyuntingan, Konseptualisasi, Kurasi Data, Validasi, Pengawasan. MN Alamsyah: Sumber Daya, Visualisasi, Analisis Formal, Penulisan – Naskah asli, Metodologi.

Konflik Kepentingan

Peneliti perlu memasikan agar pengambilan keputusan dapat adil dan objektif maka perlu mendeklarasikan segala hubungan yang menimbulkan konflik kepentingan seperti finansial, pribadi, atau profesional yang terkait dengan naskah. Misalnya kepentingan politik, agama, ideologis, akademik. Jika tidak ada konflik kepentingan: Penulis menyatakan tidak ada konflik kepentingan.

ORCID

Penulis pertama / First author ORCID link orcid

Penulis kedua / Second author ORCID link orcid

M Yusuf ORCID https://orcid.org/0009-0006-3229-958X

MS Nuha ORCID https://orcid.org/0000-0003-2765-5368

MN Alamsyah ORCID https://orcid.org/0009-0008-7447-0829

(Jika ada, akan lebih baik silakan membuat akun ORCID melalui https://orcid.org/)

 

REFERENSI

Aturan standar penggunaan referensi menggunakan APA style 7th edition, usahakan 80% referensi terbit dalam 5 tahun terakhir. Perbanyak sitasi dari jurnal ilmiah (minimal 80%), serta wajib menggunakan Mendeley atau Zotero. Referensi wajib menyertakan nama penulis, tahun, judul artikel, nama jurnal, volume dan issue, dan alamat website jurnal (DoI ataupun website jurnal). Artikel jurnal terbaru 5 tahun terakhir. Daftar referensi disusun berurutan A-Z dan dijadikan satu antara sumber jurnal, buku, prosiding, atau sumber lainnya. Font normal referensi adalah Arial, 12pt, line spacing 1, line spacing after paragraph 6pt.

Jurnal Ilmiah (Online)

Angraeni, S. A., Mandaru, S. S. E., & Sanga, A. P. R. (2025). Gaya Komunikasi Antara Orang Tua dan Anak Remaja (Studi Kasus Di Kompleks Perumahan TNI AU Lanud El Tari Kupang). Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi, 5(1), 135–146. https://doi.org/10.59895/deliberatio.v5i1.479

Bailey, N. W., Comte, W., Chambers, R., Bartlett, L., Connaughton, S., & Hassed, C. (2023). Participation in Online Mindfulness was Associated with Improved Self-Compassion and Prosocial Attitudes. Mindfulness, 14(7), 1735–1750. https://doi.org/10.1007/s12671-023-02168-7

Hasibuan, D. E., Siregar, A., & Hasibuan, A. D. (2025). Efektivitas Bimbingan Kelompok Teknik Role Playing Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa MAS NU Paringgonan. Komprehensif, 3(1), 368–379. https://ejournal.edutechjaya.com/index.php/komprehensif/article/view/1533

Nuha, M. S., Jalil, M. K., Indreswari, H., & Bariyyah, K. (2025). Behavior Modification in Juvenile Deliquency: A Systematic Literature Review. Al-Ihath Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 5, 42–50. https://doi.org/10.53915/jbki.v5i1.608

Rahmawati, Y., Mu’ti, A., Suyanto, S., & Herianingtyas, N. L. R. (2025). Pembelajaran Mendalam: Transformasi Pembelajaran Menuju Pendidikan Bermutu. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 18(1). https://doi.org/10.24832/jpkp.v18i1.1281

Wahyuningsih, L., Naqiyyah, D. K. J., Elawati, S., Diananissa, F. N., Aliyanti, A., & Tuti, N. W. (2023). Profil Perilaku Bullying Peserta Didik Kelas VII di Salah Satu SMP Negeri Kota Serang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 29058–29063. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/11653

Buku

Alberti, R., & Emmons, M. (2017). Your perfect right: Assertiveness and equality in your life and relationships, 10th ed (hlm. vii, 244). Impact Publishers.

Barida, M. (2016). Modul Assertiveness Training Untuk Meningkatkan Komunikasi Asertif. K-Media. https://eprints.uad.ac.id/16839/

DeLucia-Waack, J. L., Kalodner, C. R., & Riva, M. T. (2014). Handbook of group counseling and psychotherapy, 2nd ed (hlm. xiv, 640). Sage Publications, Inc. https://doi.org/10.4135/9781544308555

Conference atau Prosiding

Hadiyati, N., Fadilah, H., & Istati, M. (2022). Efektivitas Teknik Sosiodrama Untuk Meningkatkan Perilaku Asertif Melalui Cerita Islami Pada Siswa Di Smp Negeri 1 Sungai Loban Tanah Bumbu. International Virtual Conference on Islamic Guidance and Counseling, 2(1), 240–252. https://doi.org/10.18326/iciegc.v2i1.373

Tugas Akhir/ Skripsi/ Tesis/ Disertasi

Taylor, K. (2017). The Bystander Intervention in Bullying Survey: An Examination in an Elementary School Sample. Masters Theses. https://thekeep.eiu.edu/theses/2619